Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘Dongeng Jepang’ Kategori

Tanabata

Pada zaman dahulu, di sebuah desa kecil hiduplah seorang pemuda miskin. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya pemuda tersebut menjual gerabah. Setiap hari ia berjalan dari kampung ke kampung untuk menawarkan gerabah buatannya. “Gerabah… gerabah…!!!” teriaknya setiap hari. Meskipun sangat berat dan melelahkan tetapi sang pemuda selalu riang gembira menawarkan barang dagangannya.
Pada suatu hari yang panas, sang [...]

Untuk mentranslate bahasa

Info Bulan Juli

Konnichiwa
Bulan ketujuh (sichigatsu) merupakan salah satu bulan yang paling berkesan di dalam kebudayaan Jepang. Setiap tanggal 7 bulan 7 masyarakat Jepang selalu memperingati hari tersebut sebagai Festival Tanabata. Kertas kecil warna-warni berisi berbagai macam permohonan digantungkan di ranting pohon bambu dengan harapan agar permohonan tersebut dapat terkabulkan. Semangat Tanabata ini tetap terjaga sampai saat ini, dan sering [...]

Untuk mentranslate bahasa

Suatu hari ada seekor kucing besar dan seekor kucing kecil. Dua ekor kucing tersebut menemukan dua buah onigiri. Kucing yang besar menemukan onigiri kecil, sedangkan kucing yang kecil menemukan onigiri besar. Karena hanya mendapatkan onigiri yang kecil, kucing besar itu berkata kepada kucing yang kecil.
“Hei, kucing kecil. Lihatlah, badanmu kan kecil kenapa kamu mau makan [...]

Untuk mentranslate bahasa

Info Bulan Mei

Konnichiwa
Dongengjepang sempat bingung untuk menentukan tema di bulan kelima (gogatsu) ini. Dari beberapa pilihan, akhirnya ditetapkan dongeng/cerita rakyat tentang persahabatan 2 ekor binatang antara lain Dua Kucing dan Dua Onigiri, Katak Kyoto dan Katak Tokyo, serta Sumo Tikus.
Selain itu, mulai bulan ini dongengjepang juga akan menambah 1 kategori baru bernama Produk jepang untuk lebih memanjakan [...]

Untuk mentranslate bahasa

Pada jaman dahulu kala, di sebuah desa ada seorang pemuda yang rajin dan baik hati. Suatu hari, ketika sang pemuda hendak pergi untuk bekerja, ia melihat beberapa anak sedang mencoba menangkap seekor belut putih. Di tangan mereka tergenggam tongkat kayu yang sekali-kali diayunkan untuk memukul belut tersebut. Sejenak sang pemuda berhenti dan mendekati anak-anak tersebut. [...]

Untuk mentranslate bahasa

Dahulu kala ada seorang petani yang bernama Kumazo. Kumazo adalah petani yang rajin bekerja. Ia berbadan tinggi besar dan disegani banyak tetangga. Suatu hari, dengan memikul bakul di pundaknya Kumazo pergi ke ladangnya. Hari ini ia akan memberi pupuk pada tanamannya agar tumbuh dengan subur. Namun, saat ia sedang asyik menyebarkan pupuknya tiba-tiba terdengar suara [...]

Untuk mentranslate bahasa

Menantu Ular

Konon, hiduplah seorang saudagar yang kaya raya. Saudagar tersebut mempunyai tiga anak gadis yang cantik dan belum menikah. Suatu ketika, saudagar tersebut pergi jalan-jalan menengok sawahnya. Tiba-tiba, di pematang sawah, ia melihat seekor ular memangsa seekor katak. Katak itu menjerit kesakitan. “Kiik.. kiik…” begitulah suara jeritannya. Karena merasa kasihan, maka sang saudagar berseru kepada sang [...]

Untuk mentranslate bahasa

Info Bulan April

Konnichiwa
Ternyata 1 bulan lebih dongengjepang tidak posting dongeng/cerita rakyat di blog ini. Ada request/permintaan dari salah seorang pengunjung, mahasiswa Unpad jurusan Sastra Jepang yang sedang mengerjakan skripsi tentang mitos ular di zaman Edo, yang menanyakan adakah dongeng yang berhubungan dengan ular?
Oleh karena itu, pada bulan keempat (shigatsu) ini dongengjepang secara khusus akan menyajikan beberapa dongen/cerita [...]

Untuk mentranslate bahasa

Issunboushi

Konon, pada zaman dahulu kala hiduplah sepasang suami istri yang sudah lama sekali tidak dikaruniai anak. Meskipun sudah berkali-kali berdoa di kuil untuk memohon tetapi masih juga belum dikaruniai anak. Akhirnya suatu ketika mereka kembali lagi ke kuil untuk berdoa.
“Ya Tuhan, biar sekecil jari telunjuk pun tolong berilah kamu anak!” pinta sang istri dalam doanya. [...]

Untuk mentranslate bahasa

Pada zaman dahulu terdapatlah seorang pemuda pencari kayu bakar yang baik hati. Pada suatu hari ketika ia sedang dalam perjalanan pulang dari mencari kayu bakar, ia mendengar suara rintihan binatang dari balik semak-semak. Setelah diperiksanya ternyata seekor anak rubah sedang terperangkap kakinya dalam perangkap pemburu. Karena merasa kasihan, maka dilepaskannyalah kaki sang anak rubah itu [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »