Feeds:
Pos
Komentar

Archive for April, 2008

Pada jaman dahulu kala, di sebuah desa ada seorang pemuda yang rajin dan baik hati. Suatu hari, ketika sang pemuda hendak pergi untuk bekerja, ia melihat beberapa anak sedang mencoba menangkap seekor belut putih. Di tangan mereka tergenggam tongkat kayu yang sekali-kali diayunkan untuk memukul belut tersebut. Sejenak sang pemuda berhenti dan mendekati anak-anak tersebut. Karena merasa kasihan, sang pemuda berkata kepada anak-anak itu, “Jangan mengganggu binatang. Belut itu juga makhluk hidup seperti kita. Biarkan dia pergi!”. Anak-anak itu pun berhenti seketika. Dengan perasaan dongkol mereka pun pergi meninggalkan tempat itu. Demikian juga sang belut pergi ke arah genangan air di sawah. Sang pemuda pun pergi melanjutkan perjalanannya.

Malam harinya, ketika sang pemuda hendak bersiap-siap untuk tidur, tiba-tiba pintu rumahnya diketuk orang. “Tok.. tok”. Sang pemuda heran, tidak biasanya malam-malam begini ada tamu yang datang ke rumahnya. Akhirnya ia pun membuka pintu rumahnya. Bukan main terkejutnya sang pemuda, ternyata di hadapannya telah berdiri seorang gadis yang cantik jelita.

“Selamat malam. Mohon maaf sebelumnya. Saya sedang tersesat dan kemalaman di jalan. Bolehkah saya menumpang istirahat barang satu malam di rumah tuan?” pinta sang gadis.

“Silakan masuk!” kata sang pemuda dengan gugup. Malam itu sang gadis pun menginap di rumah sang pemuda.

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Dahulu kala ada seorang petani yang bernama Kumazo. Kumazo adalah petani yang rajin bekerja. Ia berbadan tinggi besar dan disegani banyak tetangga. Suatu hari, dengan memikul bakul di pundaknya Kumazo pergi ke ladangnya. Hari ini ia akan memberi pupuk pada tanamannya agar tumbuh dengan subur. Namun, saat ia sedang asyik menyebarkan pupuknya tiba-tiba terdengar suara desisan yang sangat keras. Dan hampir bersamaan dengan itu muncullah dari arah bukit seekor ular raksasa yang panjangnya mencapai 6-7 meter. Kumazo sangat terkejut. Ia merasa tidak pernah mempermainkan ular, namun entah kenapa ada induk ular yang datang menemuinya. “Aduh, kenapa ada ular sebesar ini datang kemari ya?” katanya dengan gemetar.

Ia lalu meraih gagang pikulnya dan secepatnya lari meninggalkan ladang. Namun belum sampai ia lari jauh, tiba-tiba kakinya terantuk gundukan tanah di ladang. Dan ular raksasa pun tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Dengan menjulur-julurkan lidahnya yang berwarna merah, ia mulai mendekati tubuh Kumazo. Kumazo tidak mau menyerah begitu saja. Ia terus mengayun-ayunkan pikulnya agar sang ular tidak bisa mendekatinya. Tiba-tiba, gagang pikul Kumazo pun patah. Saat itu juga sang ular langsung membelit tubuh Kumazo.

“Tu.. tunggu sebentar. Lepaskan aku!” teriak Kumazo.

Ular itu diam sejenak. “Ada apa?” pikirnya.

“Tunggu sebentar. Lepaskan aku dulu. Aku harus kembali ke rumahku dulu untuk berpamitan kepada keluarga. Setelah itu aku berjanji akan segera kemari untuk menyelesaikan pertarungan kita” kata Kumazo untuk meyakinkan ular tersebut.

(lebih…)

Read Full Post »

Konon, hiduplah seorang saudagar yang kaya raya. Saudagar tersebut mempunyai tiga anak gadis yang cantik dan belum menikah. Suatu ketika, saudagar tersebut pergi jalan-jalan menengok sawahnya. Tiba-tiba, di pematang sawah, ia melihat seekor ular memangsa seekor katak. Katak itu menjerit kesakitan. “Kiik.. kiik…” begitulah suara jeritannya. Karena merasa kasihan, maka sang saudagar berseru kepada sang ular. “Wahai ular, tolong lepaskan katak itu. Aku punya tiga orang anak gadis. Kalau kau melepaskan katak itu aku akan memberikan seorang dari mereka untuk jadi istrimu” kata sang saudagar. Mendengar perkataan tersebut, ular pun melepaskan mangsanya dan pergi ke semak-semak. Lama setelah kejadian itu, sang saudagar pun lupa terhadap janjinya.

Sampai pada suatu hari, datanglah seorang samurai muda yang gagah dan tampan menemui sang saudagar di rumahnya. Samurai tersebut lalu memperkenalkan diri.

“Saya adalah jelmaan dari ular. Saya datang untuk menagih janji menikahi salah seorang anak gadis Anda” kata sang samurai.

Mendengar perkataan itu, sang saudagar teringat kembali janjinya yang dulu. Akhirnya ia meminta agar sang samurai datang kembali pada waktu yang dijanjikan. Dan sang samurai pun menerima hal itu. Ia akan datang lagi untuk menjemput pengantinnya.

(lebih…)

Read Full Post »

Tiga hari terakhir di Jogja aq sakit. Mungkin gara-gara kehujanan kemarin, tapi mungkin juga karena aspek psikologis, berat meninggalkan kampung halaman tercinta ini. So, selain packing ama pamitan ke kakek nenek, gak ada cerita yg berarti lainnya. Hehehee… Rabu malem berangkat naek kereta dari stasiun Tugu menuju Jakarta. Waktu itu Jogja hujan rintik-rintik (^_^)/~

Read Full Post »

Info Bulan April

Konnichiwa

Ternyata 1 bulan lebih dongengjepang tidak posting dongeng/cerita rakyat di blog ini. Ada request/permintaan dari salah seorang pengunjung, mahasiswa Unpad jurusan Sastra Jepang yang sedang mengerjakan skripsi tentang mitos ular di zaman Edo, yang menanyakan adakah dongeng yang berhubungan dengan ular?

Oleh karena itu, pada bulan keempat (shigatsu) ini dongengjepang secara khusus akan menyajikan beberapa dongen/cerita rakyat yang berjudul Menantu Ular, Kumazo dan Ular Raksasa, serta Istri Penjelmaan Belut

Otanoshimi ni…..

Read Full Post »

H-4 Sayounara Jogja

Ngelanjutin cerita yang kemarinn.. Hari sabtu pagi seperti biasa ada jadwal maen badminton sama temen-temen VoIP Jogja. Sebelum pergi masih sempet nonton kartun dulu di tipi sambil sarapan nasi kuning. Baru sekitar jam sembilanan meluncur ke daerah Kentungan. Sampe sana ternyata udah ada yang maen duluan meskipun gak banyak, baru ada Ahong Yudhi Gultom ma Ha***ul (nama terakhir sengaja aq sensor coz beberapa temen rada agresif klo disebutin. Hahahaa). Pake sepatu dulu, trus pemanasan dikit sambil nunggu dapet giliran maen. Biasanya sih peserta badminton selalu rame. Entah kenapa ditungguin sampe siang orang-orangnya pada gak muncul. Yowis, akhirnya kita maen badminton cuma berlima selama 3 jam (aq maen terus nonstop, paling cuma istirahat 2 set). Cuapek bangget sih, tapi puas \(^0^)/ Pulang ke rumah sempet keujanan dikit di jalan. Wahh gawat, bisa masuk angin nih. Keringet belum kering tapi udah kena air ujan yang dingin. Brrr…..

Sekitar jam lima sore maen lagi ke kos temen. Disana kita bareng-bareng nonton pilm Fitna. Kontroversial? Pasti! Tapi jangan trus kita menyikapinya pake emosi, apalagi anarki, termasuk memboikot produk Belanda. Ini kan cuma pemikiran sempit si pembuat pilm itu ajah, jangan terus meng-generalisasikan semua orang barat tuh berpikiran picik terhadap Islam. Salah satu langkah yang tepat ya counter mereka dengan penjelasan-penjelasan yang mendetail bahwa Islam itu agama yang damai. Bisa dengan membuat pilm tandingan, menerbitkan buku tentang Islam yang damai dari sudut pandang dunia barat, atopun melalui tulisan-tulisan positif Anda di blog.

Aaanyway, sebenernya kita tuh gak serius lho nonton pilm Fitna ini gara-gara ada temen baru aja dateng dari pameran automobil di JEC bawa foto-foto sexy dancer banyak banget. Huakakakakk… ketahuan deh aslinya (=^_^=) Abis ntuh malah pada maen game jaringan lagi. Jam sembilan malem pada balik. Daripada sendirian di kos, aq mampir aja ke kafenya temen di Jakal km.13,5. Nonton liga inggris sambil cekakakan ma temen-temen SMA, jam sebelas aq balik rumah, tapi sebelumnya nyasar dulu ke warnyet buat posting blog.

Read Full Post »

H-5 Sayounara Jogja

Ceritanya countdown sebelum aq ke Jakarta nih.. Seperti hari-hari biasanya, abis sholat subuh aq nonton berita di tipi trus tidur lagi. Cerita selesai.

Lho… nggak dink, becanda (^.^) Sekitar jam sebelas (pagi ato siang ya) ada pesan masuk di ym ku. Iya bener, saat tidur pun aq tetap onlen, meski cuman pake walkman phone tersayang. Hehehee… Pas tak baca, ternyata dari ardiant20 yang bunyinya, “ka..ciyapp2 jumatan”. Hah, jumatan? Tak bales kan, “emang sekarang hari jumat”? Gubrakk… langsung deh bangun trus mandi besar (kan mau sholat jumat)

Sekitar jam satu siang (naa… klo yang ini beneran siang) ada pak pos dateng bawa surat (ya eyalahh pak pos bawa surat, masak bawa kemenyan) yang ternyata surat panggilan mulai masuk kerja paling lambat tanggal 21 April 2008. Yups, aq memang ketrima kerja jadi pns Departemen Kehutanan bagian IT. Bakalan jadi tarsan komputer nih. Hahahaa… Penempatan di kantor pusat Jakarta. Artinya, aq bakalan jadi warga Jakarta nih sampe tua, soalnya IT Dephut memang cuman ada di pusat (tadinya pas aq ngetik pusat koq jadinya malah pusar ya. Owalahh aq salah ketik. Huruf R sama T di keyboard QWERTY tu deketan. Hihihii… Tapi pusar ama pusat artinya beda kan +_+*)

Back to the story, aq pikir-pikir kapan lagi ya aq bisa balik ke Yogyakarta, kota tercinta yang telah membesarkan aq sampe sekarang ini. Membesarkan disini adalah kata kiasan untuk tumbuh berkembang hingga dewasa, bukannya badan jadi melar gedhe gituu, aq tetap kecil koq. Trus trus, aq kepingin maen ke tempat-tempat biasa aq nongkrong dan ngincipin makanan-makanan yang susah ditemuin di Jakarta. Target tujuan hari ini, toko buku Toga Mas dan angkringan.

Jam setengah tiga berangkat ke Toga Mas. Semua orang Jogja yang suka buku pasti betah banget di Toga Mas ini. Boleh baca-baca bro1 Udah gitu, semua buku dapet diskon. Favoritku tuh; majalah game, novel Jepang, sama komik. Oiya, aq nemu buku terbaru Haruki Murakami – Kafka on the Shore. Dia ini novelis Jepang paling brilian saat ini. Kapan-kapan aq kasih review-nya deh.. Lagi asik-asiknya baca novel konyol Va Dinci Cod, plesetannya Da Vinci Code punya Dan Brown, perhatianku teralihkan sama 2 cewek manis yang tiba-tiba nongol di dekatku. Orang Asia cuy, kayaknya klo gak Jepang ya Korea.. Nekat nih ceritanya, aq coba ajak ngobrol, “Aloo.. wer du yu kam from?” dan mereka membalas dengan senyum yang manis banget, “Aloo.. Korea”. Wah, bingung nih mesti ngobrol gimana. Klo bahasa Jepang aq masih bisa nyambung dikit-dikit. Klo Korea?! Akhirnya kita ngobrol pke bahasa Inggris yang ancur sambil sesekali bahasa Indonesia patah-patah. Dari obrolan itu aq jadi tau klo mereka lagi kuliah di UGM trus ke toko buku nyari buku-buku sastra Indonesia buat belajar. Fotonya ada tuh di sebelah kanan, yang pake baju pink sama kaos biru dongker.

Sekitar jam lima sore aq keluar dari Toga Mas. Tujuan selanjutnya ke kos temen-temen VoIP di daerah Gandok, Jakal km.9. Nyampe sana aq langsung ngajak ahong jajan ke angkringan. Puas deh bisa makan nasi kucing, sate usus dan gorengan dengan suasana khas angkringan. Balik ke kos, maen game jaringan Warcraft DotA sampe tengah malem. Btw klo kalian baca status ym aq tulisannya Mmmonster Kill, itu artinya aq lagi nge-game. Hahahaa… kalah mulu.

Jam setengah 12 malem pulang ke rumah. Istirahat coz besok pagi mo maen badminton

Read Full Post »

Older Posts »