Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Juli, 2008

Kenapa Blog Saya Jadi BOLD

Hwaduuhhh….. Kenapa ya koq font di blog ku jadi BOLD semua?! Termasuk menu disamping ini. Padahal seingetku gak pernah aq apa2in tuh.. Tapi klo dah masuk2 ke halaman (misal: klik Rashomon dibawah ini) ntar jadi normal lagi. Hikss… Da yang tau gak ngerubah settingnya dimana (T_T)?

Minna Tasukete!!!

Iklan

Read Full Post »

Judul: Taiko
Pengarang: Eiji Yoshikawa
Penerbit: Gramedia
Cetakan Pertama: Oktober 2003
Jumlah Halaman: 1143 halaman

Novel ini mengambil seting Jepang zaman dahulu ketika keshogunan dalam masa kritis dan peperangan perebutan kekuasaan terjadi dimana-mana. Cerita dimulai dari tahun Temmon kelima, 1536, yaitu masa ketika Kinoshita Hiyoshi menjalani masa kanak-kanaknya yang berat. Setelah ayahnya meninggal, ibu Hiyoshi menikah dengan Chikuami. Hubungan Hiyoshi dengan ayah tiri yang memanggilnya Saru ini tidak baik, sehingga Hiyoshi dikirim ke kuil untuk belajar, namun dipulangkan karena berbuat kenakalan. Akhirnya Hiyoshi mengembara mencari pengalaman dengan berjualan jarum. Dalam perjalanan ini ia mengalami berbagai hal yang membuatnya belajar mengenai sifat manusia. Dari seorang yang sederhana, berkat kecerdikan dan ketulusannya Hiyoshi memperoleh kepercayaan dari orang-orang, sampai ia menjadi kepercayaan Oda Nobunaga. Sedemikian dalam kepercayaan Nobunaga padanya sampai-sampai Hiyoshi yang namanya menjadi Toyotomi Hideyoshi dianugerahi daerah dan kekuasaan militer. Sebagai tangan kanan Nobunaga, Hideyoshi berjumpa dengan banyak orang penting yang kelak berperan besar dalam sejarah Jepang, salah satunya Tokugawa Ieyasu. Nobunaga, Ieyasu, dan Hideyoshi bertemu dalam masa kekacauan. Ketiganya sama-sama ingin menyatukan Jepang, namun siapa diantara mereka yang berhasil mewujudkan impian tersebut?

Taiko yang berjudul asli Taiko Ki merupakan buah karya novelis legendaris Yoshikawa Eiji. Novelis bernama asli Yoshikawa Hidetsugu ini dilahirkan pada 11 Agustus 1892 di prefektur Kanagawa. Ketertarikannya pada sastra dimulai pada usia belia 18 tahun, namun beliau benar-benar terjun dalam dunia tulis menulis setelah menjadi juara pertama lomba penulisan novel Kodansha pada tahun 1914 dengan karya The Tale of Enoshima. Beliau bergabung dengan koran Maiyuu dan menulis serial Life of Shinran di koran tersebut. Karya berjudul Miyamoto Musashi yang ditulisnya tahun 1915 membuat namanya dikenal sebagai penulis novel fiksi histori.

Terjemahan novel Taiko sangat baik, bahasa yang digunakan tidak begitu rumit sehingga enak dibaca serta mudah dimengerti. Plot cerita yang kuat dan karakterisasi yang tergali dengan baik membuat kita betah membaca buku ini dari awal sampai akhir hampir tanpa jeda. Selain itu, peristiwa-peristiwa bersejarah serta kemunculan tokoh-tokoh sejarah dalam novel ini merupakan daya tarik bagi penggemar sejarah Jepang. Bahkan bagi pembaca yang bukan penggemar sejarah, novel ini tetap menarik karena menyajikan ajaran filosofis, intrik politik, dan taktik perang zaman dulu. Oleh karena itu jangan gentar duluan melihat tebalnya buku, cobalah membaca perlahan dan kamu akan terbawa dalam suasana Jepang pada ratusan tahun yang lalu

Read Full Post »

Judul: Rashomon (Kumpulan Cerita)
Pengarang: Akutagawa Ryunosuke
Penerbit: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)
Cetakan Pertama: Januari 2008
Jumlah Halaman: 175 halaman
No. ISBN: 979-910-093-3

Mengisahkan pertemuan seorang Genin (samurai kelas rendah) dengan seorang perempuan tua di gerbang Rashomon, Kyoto. Konon, gerbang ini juga menjadi tempat pembuangan mayat-mayat tak dikenal hingga tak seorangpun berani mendekatinya di malam hari. Di dera rasa lapar yang hebat, terjadi dilema dalam benak Genin, apakah dia akan terus bertahan disitu atau membuang jauh-jauh harga dirinya dengan menjadi pencuri sebagai jalan terakhir bertahan hidup. Pertemuannya dengan sang perempuan tua awalnya menimbulkan rasa jijik di hati Genin karena melihat ulah perempuan itu yang mencuri rambut mayat-mayat yang tergeletak di Rashomon. Si perempuan tua berkilah bahwa ia terpaksa melakukan itu demi bertahan hidup, ditambah kenyataan bahwa salah satu mayat yang ia curi rambutnya dulu adalah seorang perempuan pedagang daging yang sering menipu konsumennya. Lalu bagaimana dengan Genin? Apakah dia akan terus berpegang pada prinsipnya untuk tidak mencuri?

Ryunosuke Akutagawa adalah penulis Jepang era Taisho yang dijuluki sebagai “Bapak Cerpenis Jepang”. Sepanjang hidupnya, tercatat kurang lebih 150 cerpen yang telah ditulis Akutagawa dimana tujuh diantaranya dimuat dalam buku ini. Kisah Rashomon pertama kali diterbitkan pada tahun 1915 di Teikoku Bungaku dan sampai kini menjadi salah satu topik diskusi sah-tidaknya mencuri sesuatu demi bertahan hidup.

Buku yang wajib Anda baca!!!

Read Full Post »

Pada zaman dahulu, di sebuah desa kecil hiduplah seorang pemuda miskin. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya pemuda tersebut menjual gerabah. Setiap hari ia berjalan dari kampung ke kampung untuk menawarkan gerabah buatannya. “Gerabah… gerabah…!!!” teriaknya setiap hari. Meskipun sangat berat dan melelahkan tetapi sang pemuda selalu riang gembira menawarkan barang dagangannya.

Pada suatu hari yang panas, sang pemuda berjalan menyusuri tepi sebuah danau yang jernih. “Ah, hari ini melelahkan sekali” katanya sambil meletakkan bakulnya di tepi danau tersebut dan mengusap peluh yang menetes di dahinya. Sang pemuda membasuh muka dan minum beberapa tangkup air yang diambil dengan tangannya. “Ah, segarnya…” katanya dengan senang.

Sang pemuda hendak melanjutkan perjalanan ketika sayup-sayup terdengar suara perempuan yang sedang bercanda ria dari arah danau. “Suara siapa ya?” tanyanya dalam hati. Dengan penuh konsentrasi dia coba tajamkan pendengarannya serta dipicingkannya matanya untuk mencari sumber suara tersebut. Ternyata suara tersebut memang berasal dari beberapa wanita yang sedang mandi di tepi danau. Melihat wanita cantik yang sedang mandi itu, hati sang pemuda menjadi berdebar-debar karena malu. Ketika ia sedang mencari tempat persembunyian agar tidak terlihat oleh para wanita itu, ia melihat beberapa helai pakaian yang sangat halus dan indah warnanya. Mungkin itu adalah pakaian para wanita yang sedang mandi. Akhirnya timbullah pikiran jahat sang pemuda untuk mengambil sebuah pakaian mereka. Lalu pakaian itu disembunyikannya dalam bakulnya. Sang pemuda lalu pergi menjauh dari tempat itu.

(lebih…)

Read Full Post »

Konnichiwa

Bulan ketujuh (sichigatsu) merupakan salah satu bulan yang paling berkesan di dalam kebudayaan Jepang. Setiap tanggal 7 bulan 7 masyarakat Jepang selalu memperingati hari tersebut sebagai Festival Tanabata. Kertas kecil warna-warni berisi berbagai macam permohonan digantungkan di ranting pohon bambu dengan harapan agar permohonan tersebut dapat terkabulkan. Semangat Tanabata ini tetap terjaga sampai saat ini, dan sering disertakan di setiap Japan matsuri (festival kebudayaan Jepang), termasuk di Indonesia. Dongengjepang akan menyajikan cerita rakyat paling terkenal dari negeri sakura tersebut.

Doozo tanoshinde kudasai…..

Read Full Post »

Pingin nulis momen-momen menarik seputar Final Euro 2008 Jerman Vs Spanyol…

  • Banyak suporter Jerman maupun Spanyol yang gak pake BH, bahkan berani telanjang dada di depan ribuan orang dan disiarkan ke seluruh penjuru dunia.. Tapi gapapa dink, kan cowok 😛 (hayoo yang pada piktor)
  • Closing ceremony sederhana banget yak. Jauh dari kesan glamour.. Masih lebih mewah pas 100 tahun Hari Kebangkitan Bangsa kemarin tu. Hambur-hamburin duit rakyat untuk menggelar tontonan spektakuler kayak jaman Soeharto dulu, padahal gak berhasil menampilkan esensi Indonesia Bangkit yang seharusnya (masi sentimen ma pemerintah ni. hihihii)
  • Lagu penutup yang dibawain Enrique Iglesias juga biasa ajah. Tapi sexy dancer nya yahud
  • Pasti banyak yang jagoin Jerman ato Spanyol yang bakal juara. Cuman orang bego aja yang taruhan potong kumis jadi setengah. Alis juga.. Huakakakakkk
  • Final Euro 2008 yang ditayangin lewat tengah malem (GMT +7) gak mendukung program pemerintah untuk hemat energi. Listrik dah pasti. Kompor juga nyala buat sekedar masak mie ato bikin kopi hangat. SMS ma telpon (kalo yang ini boleh. mumpung hepi hour), sampe dengan onlen malem-malem buat sekedar chating ma temen

Hehehee… gak penting banget ya tulisan di atas. Kalo finalnya sendiri sih

  • Fernando Torres bikin satu-satunya gol di menit 33. Tapi Man of The Match justru jatuh ke Xavi Hernandez yang tampil istimewa malam itu.
  • Kartu kuning pertama berbarengan untuk Michael Ballack dari Jerman serta Iker Casillas kiper Spanyol karena saling ribut. Keduanya sama-sama kapten.
  • Luis Aragones terkenal sebagai pelatih kontroversial karena sering bersikap rasis. Namun ada 1 pemain berkulit hitam yang dimainkannya secara penuh 90 menit: Marcos Senna nomor punggung 19.
  • Inggris memang gak ikut Euro 2008, namun tetap mewakilkan para pemainnya tampil di partai puncak: Ballack, Lehmann, Torres, Fabregas, Xabi Alonso. Yang lain cuma berasal dari liga lokal masing-masing negara.

Sementara itu beberapa rekor dan sejarah baru berhasil tercipta

  • Iker Casillas merupakan kapten pertama yang berposisi sebagai kiper yang sukses membawa timnya meraih juara sepanjang sejarah Euro.
  • David Villa juga mencetak sejarah sebagai pemain kedua setelah Marco van Basten yang berhasil menjadi topskorer dan juara, meskipun Villa sendiri tidak tampil di partai puncak karena cidera.
  • Trofi Henri Delaunay yang direngkuh Spanyol ini adalah trofi baru dengan desain yang lebih mencerminkan semangat Euro. Trofi sebelumnya terakhir dipegang Yunani tahun 2004.
  • Jerman sendiri memiliki catatan yang cukup unik, 6 kali mencapai final dengan pola selang-seling: juara-gagal-juara-gagal-juara-gagal. Tahun 1972 juara, 1976 runer-up, 1980 juara, 1992 runer-up, 1996 juara, dan 2008 ini runer-up.

Special thanks to RCTI, Global TV, TPI, sponsorship dan berbagai pihak yang telah menyajikan hiburan gratis bagi rakyat Indonesia. Terima kasih juga buat Bung Tommy Welly a.k.a Bung Towel atas ulasan-ulasannya yang menarik, detik.com, okezone.com, kompas.com, dan juga teman-teman yang menemaniku chating sebelum dan sepanjang pertandingan agar aq tidak ketiduran.

Gracias

Read Full Post »